Anang Nasrun: Hibah Rp87 Juta Harus Menjadi Cahaya Masa Depan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Anang Nasrun: Hibah Rp87 Juta Harus Menjadi Cahaya
Masa Depan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa
Klungkung —
Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti rangkaian acara serah terima
hibah dana tunai untuk anak yatim, piatu, yatim piatu, dan anak kurang mampu
yang berlangsung di Panti Asuhan Rumah Antara, Klungkung, Bali, Ahad malam
(24/05/2026).
Dalam
sambutannya, ANANG NASRUN, CPM., CPArb., CPCE., CPLA., selaku pengurus
Yayasan Nusa Harapan – Nusa Penida sekaligus tokoh pemerhati sejarah Islam
Klungkung, menyampaikan rasa syukur mendalam atas terlaksananya proses
penandatanganan berita acara hibah dana sebesar Rp87 juta dengan lancar,
tertib, dan penuh kedamaian.
“Kami
merasa sangat bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena pada
malam hari ini proses penandatanganan berita acara serah terima hibah dana
tunai dapat berjalan dengan baik dan penuh keberkahan,” ungkapnya di hadapan para tamu
undangan.
Ia
menjelaskan bahwa amanah dana hibah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial
Yayasan Nusa Harapan terhadap masa depan anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang
berada di bawah naungan Panti Asuhan Rumah Antara.
Dalam
kesempatan tersebut, Anang Nasrun juga menyampaikan apresiasi yang tinggi
kepada Ketua Panti Asuhan Rumah Antara, Ahwan, beserta seluruh pengurus panti
yang dinilai memiliki keterbukaan, semangat kerja sama, serta kesamaan visi
dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami
memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus panti atas
keterbukaan, kerja sama, dan kesamaan visi dalam perjuangan sosial dan
kemanusiaan ini,” tegasnya.
Acara
tersebut terasa semakin istimewa karena turut disaksikan oleh sejumlah tokoh
penting Kabupaten Klungkung, di antaranya Ida Dalem Semaraputra selaku
Penglingsir Puri Agung Klungkung bersama keluarga besar puri, tokoh masyarakat,
tokoh agama, serta para pemerhati sejarah Islam Bali.
Menurut
Anang Nasrun, kehadiran para tokoh lintas elemen masyarakat tersebut menjadi
simbol kuatnya persatuan sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Klungkung.
“Kehadiran
beliau-beliau semua memberikan semangat moral dan memperkuat semangat
persaudaraan lintas elemen masyarakat demi kepentingan kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam
pidatonya, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan dana hibah secara amanah,
transparan, dan tepat sasaran. Ia berharap seluruh dana benar-benar
diprioritaskan untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, konsumsi, pembinaan moral
dan keagamaan anak-anak asuh.
Tidak hanya
itu, Yayasan Nusa Harapan juga mendukung apabila sebagian dana digunakan
sebagai modal pengembangan usaha produktif panti asuhan, selama hasil usaha
tersebut dikembalikan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan dan kesejahteraan
anak-anak asuh secara berkelanjutan.
“Kami
mendukung pengembangan usaha panti asuhan, namun hasilnya wajib dikembalikan
demi mendukung pendidikan, operasional, dan kesejahteraan anak-anak asuh dalam
jangka panjang,” katanya.
Di
penghujung sambutannya, Anang Nasrun menegaskan bahwa hubungan kerja sama ini
tidak berhenti hanya pada penandatanganan dokumen serah terima hibah semata,
melainkan menjadi awal lahirnya sinergi kemanusiaan yang lebih besar di masa
mendatang.
“Semoga
hubungan ini menjadi awal sinergi kemanusiaan yang semakin erat dan terus
membawa manfaat bagi umat, masyarakat, bangsa, dan agama,” tutupnya sebelum mengakhiri
sambutan dengan doa dan salam.
Kegiatan
sosial tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian
terhadap anak-anak yatim serta kaum dhuafa masih tumbuh kuat di tengah
masyarakat Bali. Di balik angka hibah Rp87 juta itu, tersimpan harapan besar
agar lahir generasi masa depan yang mandiri, berakhlak, dan memiliki kesempatan
hidup yang lebih baik. . (AMBAR + RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT
MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967



