Detail Artikel

Bina Ihsan Mulia: Sekolah yang Menyemai Ilmu, Iman, dan Kepedulian

Bina Ihsan Mulia: Sekolah yang Menyemai Ilmu, Iman, dan Kepedulian

Banjir yang melanda Denpasar bukan hanya menguji fisik, tetapi juga mengguncang batin banyak keluarga. Di tengah suasana getir itu, Sekolah Bina Ihsan Mulia (BIM) Muding tampil bukan hanya sebagai rumah ilmu, tetapi juga sebagai rumah kepedulian.

Hari itu, suasana halaman sekolah dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Hj. Heni, sosok perempuan tangguh sekaligus penggerak pendidikan, hadir membagikan bantuan uang tunai kepada guru, karyawan, serta wali murid yang terdampak banjir. Namun, kehadirannya bukan sekadar menyerahkan amplop, melainkan menghadirkan pelukan moral dan pesan kebersamaan: bahwa musibah akan lebih ringan jika ditanggung bersama.

Posko Bersama yang terdiri dari LAZISMI, LANTIP, Wanita Islam, Majelis Taklim IPHI, serta RM Bundo Kanduang turut mendampingi. Mereka hadir, bukan sebagai tamu, melainkan sebagai saudara dalam satu misi: memastikan pendidikan dan kehidupan keluarga besar BIM tetap berjalan meski diterpa bencana.

Di bawah langit yang masih menyisakan kelabu, anak-anak BIM tetap tersenyum, guru-guru tetap menguatkan hati, dan para relawan bekerja tanpa lelah. Dari sini terlihat jelas, bahwa Bina Ihsan Mulia bukan sekadar sekolah, melainkan ladang amal yang menumbuhkan generasi berilmu, beriman, dan berempati.

Musibah boleh menghapus harta benda, tetapi tidak akan mampu menghapus semangat gotong royong. Justru dari derasnya air bah, kita belajar bahwa pendidikan terbaik bukan hanya dari buku, melainkan juga dari teladan kepedulian.

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'