Detail Artikel

Di Tengah Hujan Ramadhan dan Banjir Bali, Perempuan Lintas Generasi Padati Posko Kemanusiaan: Rias Harian Jadi Penguat Percaya Diri

Di Tengah Hujan Ramadhan dan Banjir Bali, Perempuan Lintas Generasi Padati Posko Kemanusiaan: Rias Harian Jadi Penguat Percaya Diri

Denpasar — Hujan lebat yang mengguyur Bali sejak sehari sebelumnya masih menyisakan genangan di sejumlah titik Kota Denpasar dan wilayah lain. Namun pada Selasa pagi, 24 Februari 2026, suasana berbeda terasa di Rumah Makan Bundo Kanduang yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Denpasar, Bali. Sejak pukul 10.30 WITA, para peserta berdatangan dengan semangat yang tak surut oleh cuaca.

Kegiatan yang berlangsung di rumah makan milik H. Muslim tersebut merupakan bagian dari rangkaian Posko Kemanusiaan Ramadhan, sebuah gerakan sosial yang digagas oleh LAZISMI ICMI Bali, berkolaborasi dengan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia, Wanita Islam, Lantipda Bali, MTP IPHI, Forum Pemerhati Sejarah Islam, dan Arjuna Rescue 115. Kegiatan ini turut didukung oleh Suara Umat sebagai media daring serta Radio Megantara.

Momentum Ramadhan memberi nuansa tersendiri. Di bulan penuh keberkahan ini, kegiatan kemanusiaan tidak hanya diwujudkan melalui bantuan sosial, tetapi juga penguatan mental dan kepercayaan diri perempuan melalui edukasi kecantikan bertema Rias Harian.

Lintas Usia, Satu Ruang Pembelajaran

Acara dibuka oleh MC Ambarwati dengan sesi perkenalan peserta. Hadir Ketua Lantipda Tabanan bersama istri, para peserta generasi di atas 60 tahun, serta remaja-remaja yang ingin mendapatkan pemahaman dasar tentang tata rias yang tepat dan sesuai usia.

Suasana berlangsung hangat dan dialogis. Ramadhan tidak mengurangi antusiasme peserta; justru menghadirkan ketenangan dan kekhusyukan dalam setiap sesi.

Tahapan Rias Harian: Edukasi Detail dan Praktis

Sesi demonstrasi menggunakan seorang remaja sebagai model. Materi diawali dengan penekanan bahwa rias harian bertujuan menampilkan wajah yang bersih, segar, dan proporsional—bukan berlebihan.

Persiapan Kulit (Skin Preparation)

Tahapan dimulai dengan pembersihan wajah menggunakan micellar water untuk mengangkat kotoran dan sisa minyak. Dilanjutkan facial wash sesuai jenis kulit, toner untuk menyeimbangkan pH, serum sesuai kebutuhan (hidrasi atau pencerahan), moisturizer untuk menjaga kelembapan, serta sunscreen sebagai perlindungan utama.

Dalam kondisi cuaca lembap pascahujan, peserta diingatkan untuk memilih produk bertekstur ringan agar tidak menimbulkan kesan berat atau mudah luntur.

Complexion yang Natural

Foundation diaplikasikan tipis merata menggunakan spons lembap dengan teknik tap and press. Concealer digunakan secukupnya pada area bawah mata, lalu dikunci dengan bedak tabur ringan.

Peserta usia senior banyak mengajukan pertanyaan terkait cara menyamarkan garis halus tanpa membuat wajah terlihat tebal. Penjelasan diberikan mengenai pentingnya penggunaan produk ringan dan pengaplikasian tipis berlapis.

Menentukan Warna Berdasarkan Warna Nadi

Sesi yang paling menarik perhatian adalah penjelasan mengenai undertone kulit melalui warna nadi di pergelangan tangan:

  • Nadi kebiruan atau ungu menunjukkan undertone cool.

  • Nadi kehijauan menunjukkan undertone warm.

  • Campuran keduanya menandakan undertone neutral.

Undertone warm dianjurkan memilih warna coral, peach, dan cokelat hangat.
Cool undertone lebih sesuai dengan pink, mauve, atau plum.
Neutral undertone relatif fleksibel dalam pilihan warna.

Peserta secara spontan memeriksa pergelangan tangan masing-masing. Diskusi interaktif pun berlangsung, terutama saat membahas pengalaman memilih warna lipstik yang kurang sesuai.

Rias Mata dan Dimensi Wajah

Eyeshadow warna cokelat muda diaplikasikan sebagai dasar, dipertegas warna lebih tua di lipatan mata. Eyeliner digambar tipis mengikuti garis mata untuk kesan natural. Maskara diaplikasikan satu lapis agar mata tampak segar.

Blush on disapukan dari apel pipi ke arah pelipis guna memberikan efek lifting alami. Kontur digunakan sangat ringan hanya untuk membentuk dimensi wajah secara halus.

Sentuhan Akhir: Lipstik Ramadhan Look

Sebagai penutup, lip cream bernuansa coral natural diaplikasikan pada model. Hasil akhir menampilkan riasan harian yang bersih, sopan, dan sesuai untuk aktivitas Ramadhan—baik menghadiri kegiatan sosial, kajian, maupun silaturahmi.

Antusiasme Tak Surut di Tengah Cuaca Ekstrem

Meski beberapa wilayah Bali terdampak banjir akibat hujan deras, kehadiran peserta tetap tinggi. Setiap tahapan memunculkan pertanyaan kritis—tentang ketahanan makeup di cuaca lembap, teknik layering, hingga perbedaan perawatan kulit remaja dan usia matang.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa posko kemanusiaan tidak hanya berbicara tentang bantuan material, tetapi juga pemberdayaan dan penguatan psikologis perempuan.

Di bulan Ramadhan yang sarat makna, edukasi rias harian menjadi simbol bahwa merawat diri adalah bagian dari menjaga amanah diri. Dari ruang sederhana di Jalan Yos Sudarso, Denpasar, semangat kolaborasi dan kepedulian lintas organisasi menyatu dalam satu pesan: perempuan yang berilmu adalah perempuan yang berdaya.

Denpasar, 24 Februari 2026.
(RAYD)   Donasi Suara Umat atas nama PT MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967

ARTIKEL TERKAIT

Kuliah di Stikom Bali

'