Malam Penuh Haru: Hibah untuk Anak Yatim di Klungkung Menjadi Simbol Kepedulian dan Persaudaraan
Malam Penuh
Haru: Hibah untuk Anak Yatim di Klungkung Menjadi Simbol Kepedulian dan
Persaudaraan
Suasana
penuh haru dan kekhidmatan menyelimuti kegiatan Berita Acara Serah Terima
Hibah Dana Tunai untuk Anak Yatim, Piatu, Yatim Piatu, dan Anak Tidak Mampu
yang digelar di Panti Asuhan Rumah Antara, Klungkung, Bali.
Acara yang
berlangsung sederhana namun sarat makna itu menjadi momentum penting lahirnya
semangat kemanusiaan dan kepedulian sosial bagi masa depan anak-anak yatim dan
kaum dhuafa di Kabupaten Klungkung.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama yang berlangsung khusyuk.
Setelah itu dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan berita acara serah
terima hibah dana tunai dari Yayasan Nusa Harapan – Nusa Penida kepada Panti
Asuhan Rumah Antara.
“Pada malam
hari ini, proses penandatanganan berita acara serah terima hibah dana tunai
dapat terlaksana dengan lancar, tertib, dan penuh kedamaian,” demikian disampaikan dalam
rangkaian sambutan acara.
Dalam
kegiatan tersebut, dana hibah sebesar Rp87 juta secara resmi diserahkan
untuk mendukung kebutuhan pendidikan, kesehatan, konsumsi, pembinaan moral dan
keagamaan, serta pengembangan usaha produktif panti asuhan demi kesejahteraan
anak-anak asuh.
Acara turut
dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemangku adat Kabupaten
Klungkung. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuatnya persaudaraan
lintas budaya dan agama dalam membangun kepedulian sosial.
Salah satu
momen yang paling menyentuh adalah ketika para tamu undangan menyampaikan
harapan agar hibah tersebut dapat menjadi jalan masa depan yang lebih baik bagi
anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
“Yang
terpenting bukan besar kecilnya bantuan, tetapi ketulusan dan amanah dalam
mengelolanya demi masa depan anak-anak panti,” ungkap salah seorang tokoh yang
hadir dalam acara tersebut.
Selain
digunakan untuk kebutuhan dasar anak-anak asuh, dana hibah juga diharapkan
mampu dikembangkan menjadi usaha produktif yang hasilnya dapat menopang
keberlangsungan operasional panti dalam jangka panjang.
“Jika
dikelola secara profesional, amanah, dan transparan, hibah ini akan menjadi
pondasi kemandirian panti dan harapan baru bagi anak-anak asuh,” disampaikan dalam sambutan para
pengurus yayasan.
Kegiatan
malam itu bukan sekadar seremoni administratif penyerahan bantuan sosial,
melainkan juga menjadi ruang silaturahmi kemanusiaan yang mempertemukan tokoh
adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam semangat persaudaraan.
Di tengah
keberagaman masyarakat Bali, acara tersebut memperlihatkan bahwa nilai gotong
royong, toleransi, dan kasih sayang terhadap sesama masih tumbuh kuat dan hidup
di tengah masyarakat.
“Semoga
anak-anak yang dibina hari ini kelak tumbuh menjadi generasi yang mandiri,
berakhlak, dan mampu kembali membantu sesama,” menjadi doa dan harapan yang
mengiringi seluruh rangkaian kegiatan malam penuh keberkahan tersebut. (AMBAR + RAYD) Donasi Suara Umat atas nama PT
MEDIA SUARA UMAT. BANK BSI NO REK. 7326712967



